Showing posts with label Comedy. Show all posts
Showing posts with label Comedy. Show all posts

Sunday, December 1, 2013

La Délicatesse

La Délicatesse adalah sebuah film komedi romantis yang disutradarai oleh Stéphane dan David Foenkinos. Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya David Foenkinos. La Délicatesse dibintangi oleh Audrey Tautou dan aktor Belgia,  François Damiens dan dirilis pada tanggal 21 Desember 2011. Film ini bisa menjadi film cinta yang cukup mengangetkan dan tak pernah kalian sangka !

Sinopsis


Nathalie, seorang wanita muda dan cantik, jatuh cinta dengan pria tampan dan sangat menarik, François. François lalu melamar Nathalie dengan sangat romantis dan akhirnya mereka pun menikah, berbulan madu, dan tak sabar untuk mempunyai anak. Nathalie lalu mendapatkan pekerjaan baru yang cukup bagus, hidup mereka pun tampaknya sangat sempurna. Suatu hari François pergi jogging dan ia meninggal karena tertabrak mobil. Nathalie sangat terpukul dan hidupnya pun hancur…

Saturday, November 30, 2013

Les Émotifs Anonymes



Les Émotifs Anonymes (Inggris: Romantics Anonymous) adalah film komedi romantis Prancis-Belgia yang disutradarai oleh Jean-Pierre Améris. Pemeran utama dalam film ini adalah aktris Prancis Isabelle Carré dan komedian Belgia Benoît Poelvoorde. Bagaimana jika dua orang yang sangat teramat pemalu dan sensitif bertemu dan jatuh cinta? Film ini menyajikan kisah cinta yang sangat unik, beda dengan kisah cinta lainnya. Dua orang pemalu + coklat = cinta !


Sinopsis


Angélique Delange adalah seorang pembuat cokelat berbakat, tetapi juga emosional (dalam hal ini sangat sensitif dan pemalu). Sebelumnya dia bekerja di sebuah toko coklat yang terkenal bernama Mercier. Coklat buatan Angélique membuat Mercier semakin terkenal tapi karena dia sangat pemalu maka dia meminta kepada tuan Mercier agar namanya dianonimkan. Selama tujuh tahun Angélique bekerja untuk Mercier hingga akhirnya Mercier meninggal dunia. Tak ingin identitasnya diketahui orang lain, terpaksa Angélique harus mencari pekerjaan baru. 


Monday, November 25, 2013

Amour et Turbulences



Amour et Turbulences (Inggris: Love Is In The Air) adalah sebuah film Prancis yang disutradarai oleh Alexandre Castagnetti dan dirilis pada tahun 2013. Film ini dibintangi oleh Ludivine Sagnie dan Nicolas Bedos. Bagaimana rasanya berada di dalam pesawat duduk bersebelahan dengan mantan pacar kita? Film ini menggambarkan kondisi itu dengan sangat baik dan lucu.

Sinopsis

Antoine dan Julie bertemu secara kebetulan dalam sebuah pesawat dalam perjalanan mereka dari New York ke Paris. Tiga tahun lalu mereka adalah sepasang kekasih tapi hubungan mereka kandas secara tidak baik-baik. Tak sengaja kursi mereka bersebelahan, mau tidak mau Julie dan Antoine pun harus berbasa-basi. Dalam perjalanan selama enam jam itu, Antoine dan Julie mau tidak mau membahas mengenai masa lalu mereka dan kehidupan mereka sekarang.



Saturday, November 23, 2013

Le Prénom



Le Prénom adalah sebuah film komedi Perancis ditulis dan disutradarai oleh Alexander de la Patellière dan Matthieu Delaporte, dirilis pada tahun 2012. Ini adalah film yang diadaptasi dari teater dengan nama yang sama. Le Prénom (bahasa Indonesia: nama depan) bisa menjadi salah satu film yang paling memainkan emosi yang pernah kamu tonton.

Sinopsis

Vincent, seorang makelar properti yang kaya, diundang makan malam oleh adik dan iparnya, Elizabeth dan Peter. Elizabeth dan Peter sama-sama bekerja sebagai dosen di Universitas Sorbonne Paris dan mereka mempunyai dua orang anak yang bernama Apollin dan Myrtille. Claude, teman masa kecil mereka sekaligus seorang trombonis dalam sebuah orkestra simfoni, juga hadir dalam makan malam itu.

Tuesday, November 19, 2013

Sur La Piste du Marsupilami


Siapa yang gak kenal Marsupilami? Tokoh kartun buatan André Franquin hadir menjadi nyata dalam format film komedi yang berjudul Sur La Piste du Marsupilami. Film ini disutradarai oleh Alain Chabat yang juga menjadi salah satu pemeran utamanya.

Sinopsis

Dan Geraldo merupakan seorang reporter, dia harus melakukan wawancara dengan suku Paya agar rating acaranya meningkat dan tidak diganti dengan acara lain. Dan lalu pergi ke Chiquito, Palombia, untuk menemui suku itu. Didampingi dokter hewan eksentrik dan miskin sekaligus pemandu wisata yang bernama Pablito, Dan pun memulai petualangannya. Pablito bercerita pada anak-anaknya bahwa dia pernah melihat Marsupilami. Anak-anaknya tidak percaya dan menganggap ayahnya sebagai pembohong. Marsupilami adalah makhluk mitos dan sangat langka yang diyakini menghuni hutan hujan Palombia.


Saturday, November 16, 2013

Les Gamins



Les Gamins (bahasa Indonesia: Anak-anak/Bocah-bocah), sebuah film komedi Perancis yang dirilis pada tahun 2013. Film ini disutradarai oleh Anthony Marciano dan dibintangi oleh Max Boublil, Alain Chabat, Mélanie Bernier, dan Sandrine Kiberlain. Bagi kalian pecinta film komedi romantis, rasanya film ini akan jadi film yang tepat untuk kalian tonton.


Sinopsis


Thomas adalah seorang pria muda yang bermimpi untuk berkarir di dunia musik. Dia baru saja bertunangan dengan Lola dan memutuskan untuk menikahinya. Lalu Lola membawa Thomas untuk bertemu kedua orang tuanya, Gilbert dan Suzanne. Gilbert sudah menikahi Suzanne selama 30 tahun. Lelah dengan hidupnya yang monoton, satu hari  Gilbert memutuskan untuk memulai hidup baru. Kehadiran Thomas pun membawa warna baru dalam kehidupan Gilbert dan menginspirasinya untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan oleh remaja. Tak hanya memberikan kesenangan-kesenangan baru, hubungan baik Thomas dan Gilbert pun mendatangkan banyak masalah bagi semua orang terdekat mereka.

Tuesday, November 12, 2013

Les Profs


LES PROFS adalah sebuah film komedi Perancis yang ditulis dan disutradarai oleh Pierre-Francois Martin-Laval, dirilis pada tahun 2013. Film ini diadaptasi dari komik dengan judul yang sama karya Pica dan Erroc.

Sinopsis
 

SMA Jules Ferry hanya menunjukkan 12% keberhasilannya dalam Ujian Nasional, membuatnya menjadi sekolah terburuk di Perancis. Pengawas akademis daerah kemudian mengusulkan kepada kepala sekolah untuk mempekerjakan guru-guru terburuk, dengan harapan bahwa sekolah akan bisa melebihi tingkat keberhasilan 50%, jika tidak, sekolah akan ditutup.

Kemudian didatangkanlah tujuh guru yang mempunyai metode pengajaran tidak biasa : Serge (dijuluki Tirocu), seorang guru yang kita tidak tahu mata pelajaran apa yang dia ajar (hanya dibilang bahwa dia pandai matematika) dan diia sangat malas. Gladys, seorang guru bahasa Inggris sangat killer yang mahir melempar kapur kepada murid-muridnya. Albert, guru kimia yang hobi melakukan percobaan-perobaan berbahaya di laboratorium. Amina, seorang guru bahasa Perancis yang sangat memikat. Eric, guru olahraga penggemar latihan berbahaya. Maurice, guru filsafat yang tidak bisa dimengerti  sama sekali, dan Antoine Polochon guru sejarah yang mengidolakan Napoleon.

Saturday, May 4, 2013

CAMPING 2, Funny Summer Time




Camping 2 adalah sekuel kedua dari film Camping yang dirilis pada tahun 2006 dan masih disutradarai oleh orang yang sama yakni Fabien Onteniente. Film Camping 2 dirilis pada tanggal 21 April 2010. Camping 2 dibintangi beberapa aktor dan comedian ternama Prancis, diantaranya Franck Dubosc, Richard Anconina dan Mathilde Seigner. Mengambil lokasi syuting di Arcachon, provinsi Aquitaine, film komedi ini seperti membawa kita liburan musim panas ala Prancis. 


Sinopsis


Jean-Pierre Savelli (Richard Anconina) adalah salah seorang petinggi di perusahaan asuransi di Clermont-Ferrand. Karena kesal pacarnya meminta “break” dan juga untuk menghilangkan stresdia memutuskan untuk menghabiskan liburan bersama anak perempuannya di tempat yang tidak biasa baginya: di Camping des Flots Bleus dekat Arcachon. Di sana dia bertemu dengan Patrick Chirac (Franck Dubosc), seorang lelaki yang baru saja menjomblo.
Camping Les Flots Bleus di Arcachon, Aquitaine, Prancis. Tempat camping ini memang benar ada dan buka setiap tahunnya

Pada awalnya Jean-Pierre enggan untuk berteman dengan Patrick karena dia merasa tidak nyaman dengan kelakuan Patrick yang blak-blakan dan gokil sedangkan dia sendiri orangnya pendiam dan tidak ekspresif. Sementara itu, ada beberapa orang lainnya di Camping des Flots Bleus seperti Jacky, Paulo, Laurette dan Sophie. Sophie yang merupakan istri Paulo hampir saja berselingkuh dengan Schamalack, pelatih kebugarannya

Wednesday, May 1, 2013

AU CAS OÙ JE N'AURAIS PAS LA PALME D'OR



Au cas où je n'aurais pas la palme d'or adalah film Perancis yang ditulis, disutradarai dan diperankan oleh Renaud Cohen. Film ini dirilis pada tanggal 8 Agustus 2012. Sebelum rilis resmi di Perancis, Au cas où je n'aurais pas la palme d'or terpilih pada Festival Film Cabourg ke 26. Sang sutradara dinominasikan untuk penghargaan premiers rendez-vous/Meilleure interprétation.


Sinopsis


Simon, seorang sineas berusia empat puluh tahunan, sudah sangat lama tidak membuat film. Dia tidak mempunyai ide. Kalaupun ide itu muncul, produsernya selalu menolaknya karena ragu bahwa filmnya akan sukses. Suatu saat Simon taruhan dengan temannya seorang komedian, dia mencukur rambutnya sampai habis dan menemukan benjolan di atas kepalanya. Simon terkejut dan sangat khawatir karena pertama kalinya dia melihat benjolan itu, lalu ia berkonsultasi dengan dokter


Saturday, April 20, 2013

Le Fabuleux Destin d’Amélie Poulain, A Fabulous Movie


Le Fabuleux Destin d’Amélie Poulain adalah film Perancis yang disutradarai oleh Jean-Pierre Jeunet dan dirilis pada tahun 2001. Film bergenre komedi romantis ini ditulis oleh Jean-Pierre Jeunet dan Guillaume Laurant, Audrey Tautou sebagai tokoh utamanya, Amélie. Film ini adalah representasi yang cukup baik dari kehidupan kontemporer di daerah Montmartre, Paris. Le Fabuleux Destin d’Amélie Poulain menjadi salah satu film Perancis tersukses di dunia.

Sinopsis

Amélie adalah seorang gadis kecil berasal dari Montmartre. Dia dibesarkan terisolasi dari anak-anak lainnya karena ayahnya yang seorang dokter salah mendiagnosisnya dengan penyakit jantung. Ayahnya tidak pernah menyentuhnya selain untuk pemeriksaan medis, misalnya untuk mengukur denyut nadinya. Padahal Amélie kecil sangat membutuhkan pelukan ayahnya. Ibunya meninggal ketika Amélie masih kecil karena tertimpa seorang turis dari Quebec yang melakukan bunuh diri dengan melompat dari atas gereja Notre-Dame de Paris. Ayahnya kemudian mendedikasikan hidupnya untuk pembangunan makam mendiang istrinya. Merasa diabaikan, Amélie mengembangkan imajinasinya yang luar biasa kaya.
 
Nino dan Amélie

Tuesday, April 16, 2013

L’Amour Dure Trois Ans



L’Amour Dure Trois Ans adalah sebuah film yang disutradarai oleh sutradara sekaligus penulis, Frédéric Beigbeder. Dirilis pada tanggal 18 Januari 2012, film ini merupakan adaptasi dari novel karya Beigbeder sendiri yang terbit pada tahun 1997 dengan judul yang sama. Para pemeran utama dalam L’Amour Dure Trois Ans ini diantaranya adalah Gaspard Proust, Louise Bourgoin, dan Joey Starr. Valerie Lemercier bermain sebagai figuran yang memerankan Francesca Vernesi.


Sinopsis


Marc Marronnier dan Anne saling mencintai, mereka berdua bahagia, akhirnya mereka pun menikah. Tapi tiga tahun kemudian, akibat rasa bosan dan kecemburuan, Anne mengajukan gugatan cerai. Hati Marc hancur lebur dan mencari berbagai cara pelarian untuk melupakan rasa sakit hatinya itu. Siang hari dia bekerja sebagai seorang kritikus sastra dan pada malam hari dia sering menghabiskan waktu di klab malam tempat temannya Jean-Georges.  

Setelah terbangun karena pingsan akibat percobaan bunuh dirinya yang gagal dengan cara gantung diri setelah meminum banyak alkohol dan obat-obatan, Marc mulai menulis novel otobiografinya berjudul L’Amour Dure Trois Ans (Cinta Berlangsung Selama Tiga Tahun). Di buku itu dia mengungkapkan kebenciannya terhadap cinta.

 
Rasa Bosan Itu Mulai Timbul

Saturday, April 13, 2013

LE PETIT NICOLAS, Cute and Funny


Le Petit Nicolas adalah sebuah film Perancis bergenre komedi keluarga bersetting di Paris tahun 1956 yang disutradarai oleh Laurent Tirard, skenarionya ditulis bersama Alain Chabat dan Grégoire Vigneron diadaptasi dari karya literatur dengan judul yang sama yang popular di Perancis oleh René Goscinny dan Jean-Jacques Sempé. Pemeran utama, Nicolas, diperankan oleh Maxime Godart, Kad Merad dan Valérie Lemercier berperan sebagai orang tua Nicolas. Film ini diproduksi oleh Fidélité Films dengan budget 22 juta euro dan dirilis pada tanggal 30 September 2009. Le Petit Nicolas berhasil menarik sekitar 5,52 juta penonton di Perancis dan 2,02 juta penonton di luar negeri. Tahun 2009 juga merupakan ulang tahun ke-50 penciptaan Le Petit Nicolas.



Sinopsis

Seorang anak kecil bernama Nicolas merasa kalau dia menjalani kehidupan yang damai dan menyenangkan. Dia memiliki orang tua yang mencintainya dan sekelompok sahabat baik, ia tidak memiliki keinginan untuk mengubah hal itu. Ketika sang guru di kelas menyuruh semua murid membuat tulisan mengenai apa yang akan mereka lakukan di masa depan nanti, Nicolas pun sempat bingung. Ayah dan ibu Nicolas sering bertengkar. Tapi suatu hari, mereka terlihat sangat mesra dan Nicolas secara tidak sengaja mendengar percakapan kedua orang tuanya yang membuatnya mengira kalau ibunya hamil

Friday, April 12, 2013

LES VISITEURS, C'est diiinnngue!


Les Visiteurs adalah sebuah film Perancis yang disutradarai oleh Jean-Marie Poiré, proses syuting berlangsung pada tahun 1992 dan dirilis pada tahun 1993. Film ini sekarang dianggap sebagai salah satu film komedi Perancis yang paling populer. Aktris Valérie Lemercier dianugerahi César untuk Aktris Terbaik pada tahun 1994 untuk peran gandanya sebagai Beatrice (di masa sekarang) dan Frénégonde (Abad Pertengahan). Les Visiteurs telah dinominasikan dalam tujuh kategori César termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik dan Aktor Terbaik (Christian Clavier dan Jean Reno keduanya masuk dalam nominasi kategori ini).

Sinopsis

Pada tahun 1123, karena telah menyelamatkan hidup Raja Louis VI dari Perancis, Godefroy de Montmirail dijanjikan pernikahan dengan Frénégonde de Pouille, anak perempuan Duke Fulbert de Pouille. Ketika Godefroy sedang menuju ke kastil mempelainya, penyihir jahat memasukan sebuah ramuan di minumannya tanpa sepengetahuannya. Hal itu menyebabkan Godefroy berhalusinasi dan mendorongnya untuk membunuh calon ayah mertuanya. Untuk menebus kesalahan, Godefroy meminta saran kepada Eusæbius, lalu penyihir baik itu membuatkan ramuan untuk mengembalikan Godefroy ke masa lalu, tak lama sebelum tragedi itu.

Tuesday, April 9, 2013

COMME UN CHEF, Delicious & Entertaining


Perancis dikenal dunia salah satunya karena kulinernya. Film Comme Un Chef yang disutradari oleh Daniel Cohen ini merupakan sebuah film komedi yang mengangkat tema tentang dunia kuliner Perancis. Dibintangi oleh Michaël Youn, seorang komedian dan penyanyi Perancis serta Jean Reno, aktor kawakan Perancis yang juga pernah bermain di Mission Impossible, Godzilla, dan The Da Vinci Code.

Sinopsis

Jacky Bonnot, 32 tahun, adalah seorang pecinta gastronomi. Ia bermimpi untuk menjadi sukses dan mempunyai restoran sendiri. Dia bekerja dari satu restoran kecil ke restoran kecil lainnya. Dia selalu berusaha untuk menyuguhkan masakan yang berkualitas dan bercitarasa tinggi, namun sayangnya masakannya tak diterima baik oleh pelanggan restoran yang merupakan kelas bawah Perancis sehingga dia harus berkali-kali dipecat. 

Mengingat situasi keuangannya yang tidak baik, ditambah lagi istrinya yang sedang hamil, Jacky terpaksa melakukan pekerjaan sambilan di luar dunia masak-memasak. Di sisi lain Alexandre Lagarde sedang mengalami masa sulit, dia adalah seorang koki ternama di Perancis dan penanggung jawab restoran bintang tiga. Dia terus didesak oleh perusahaan pemilik restorannya karena dia terancam kehilangan sebuah bintang dan ditambah dia juga kewalahan karena harus membuat La Carte du Printemps (Menu Musim Semi) tapi dia tak punya ide sama sekali makanan baru apa yang harus dia ciptakan.

Friday, April 5, 2013

COMME DES FRERES, 3 Friends But 1 Love

Comme Des Frères adalah sebuah film panjang pertama karya Hugo Gélin, rilis pertama kali pada tanggal 21 November 2012. Pada 2000-an, Hugo Gélin sedang membuat film pertamanya, tapi tak lama sebelum syuting dimulai, sebuah distributor mengundurkan diri dari proyek itu. Hugo kemudian menciptakan sebuah perusahaan produksi baru, Zazi Films, dan mulai persiapan tiga buah film, termasuk Comme Des Frères. Cerita ini sebagian terinspirasi oleh persahabatan antara sang sutradara yang berusia 30 tahun dan dua orang temannya, berusia 20 dan 40 tahun. Bagi Hugo Gélin, persahabatan mereka agak tidak biasa dan jarang diangkat ke layar bioskop. Comme Des Frères juga didedikasikan bagi Jocelyn Quivrin, salah satu sahabat baik Hugo Gélin yang meninggal selama penulisan skrip film dan akhirnya Hugo memutuskan untuk menjadikan film ini sebuah film komedi.


Director: Hugo Gelin
Scenario: Hugo Gelin, Romain Protat & Hervé Mimran
First Assistant Director: Jean-Baptiste Pouilloux
Script Writer: Nina Lisa-Rives
Sound: Olivier Peria
Costume Designer: Isabelle Mathieu
Production House : Zazi Films & Stone Angels
Country: France
Genre: Comedy
Release Date: 21 November 2012
Duration: 104 minutes
Starring:
François-Xavier Demaison (Boris Naillac)
Nicolas Duvauchelle (Élie)
Pierre Niney (Maxime)
Mélanie Thierry (Charlie) 


Thursday, April 4, 2013

Jeux d'Enfants, A Game of Love


Jeux d’Enfants adalah film Perancis keluaran tahun 2003 yang disutradarai dan ditulis sendiri oleh Yann Samuell. Dalam versi bahasa Inggris, film ini berjudul “Love Me If You Dare”. Terdapat dua tokoh utama dalam film ini, yakni Sophie dan Julien yang diperankan oleh Marion Cotillard dan Guillaume Canet. Syuting film bertempat di Liege, Belgia. Bergenre komedi romantis, film ini tergolong berhasil membuat kita tertawa dan geleng-geleng kepala karena aksi mereka dalam permainan cap ou pas cap (mampu atau tidak mampu), tapi di sisi lain film ini romantis dan cukup menyedihkan. Kabarnya, saat syuting berlangsung, para pemain film ini juga sering memainkan cap ou pas cap, permainan tersebut memang sangat populer di Perancis. 

Dalam film ini kita disuguhkan permainan anak-anak dan cerita cinta yang unik antara Julien dan Sophie mulai dari mereka kecil hingga mereka dewasa. Julien kecil diperankan oleh Thibault Verhaeghe dan Sophie kecil oleh Joséphine Lebas-Joly. Akting kedua anak dalam film itu cukup mengagumkan dan membuat kita gemas. Efek visual yang baik membuat film ini juga semakin menarik untuk ditonton. Sebuah kotak musik bergambar bianglala menjadi simbol dari permainan Julien dan Sophie dan benda itu selalu kita lihat mulai dari awal hingga akhir film, sebuah benda yang sangat berarti bagi hidup Julian dan Sophie bahkan merubah hidup mereka. Berbagai versi lagu “La Vie En Rose” menjadi soundtrack utama dalam film ini. 


Sunday, March 31, 2013

Astérix et Obélix : Au Service de Sa Majesté



Siapa sih yang tidak mengenal Asterix & Obelix? Salah satu kartun yang paling terkenal asal Perancis ini juga secara rutin diangkat ke layar lebar agar dapat memuaskan para penikmat film. Pada tanggal 17 Oktober 2012 secara resmi diputar film « Astérix et Obélix : Au service de Sa Majesté » atau untuk edisi internasionalnya berjudul “Asterix & Obelix in Britain”. Film Astérix et Obélix : Au service de Sa Majesté merupakan sebuah film Perancis bergenre komedi yang ditulis dan disutradarai oleh Laurent Tirard. Untuk film terbaru ini, Obélix masih diperankan oleh aktor Perancis yang handal Gérard Depardieu, sedangkan Astérix sekarang diperankan oleh Édouard Baer


Sebagai film komedi, Astérix et Obélix : Au service de Sa Majesté yang berlokasi syuting di Irlandia, Hungaria, Quebec dan Malta, cukup banyak menyuguhkan aksi-aksi yang mengundang tawa penonton, ditambah efek visual yang mulus semakin menambah daya tarik film ini. Bagi penonton yang mengerti bahasa Perancis, dialog orang-orang Inggris dalam cerita film ini yang berbicara bahasa Perancis beraksen Inggris akan cukup sulit dicerna tapi juga malah terasa lucu.
Do You Speak Gaulois?

Saturday, March 30, 2013

NOUS YORK, Story of French Guys in New York

Michael, Nabil dan Sylvain, tiga sekawan yang berusia tiga puluhan tahun berasal dari Nanterre, Perancis, mendarat di New York untuk membuat kejutan ulang tahun Samia, teman masa kecil mereka. Gabriellesahabat sejati mereka, dialah yang telah mengatur kejutan itu. Gabrielle dan Samia meninggalkan kota mereka selama dua tahun untuk mencoba keberuntungan mereka di Amerika Serikat. Samia bekerja sebagai asisten pribadi untuk seorang aktris terkenal dan dia tinggal di apartemen yang bagus milik aktris itu. Sedangkan Gabrielle bekerja di rumah jompo di mana dia sangat dekat dengan salah seorang penghuni rumah jompo itu, Nyonya Hazan, wanita paruh baya Perancis yang ditempatkan di sana oleh anak-anaknya.
 
Berada di New York, persahabatan mereka adalah hal yang sangat penting dalam menghadapi beberapa persoalan yang mereka temui selama di Big Apple. Michael, Nabil dan Sylvain beberapa kali berpindah tempat menginap. Mereka pun sempat kehabisan uang. Tapi meskipun begitu mereka sangat menikmati jalan-jalan di kota New York. Permasalahan hidup masing-masing dari kelima peran utama yang telah mereka tinggalkan di Perancis mau tak mau kali ini harus mereka hadapi di New York.


Mais qui a re-tué Pamela Rose?


Bagi orang yang mengerti bahasa Perancis, judul film Perancis yang satu ini sangat menarik dan bikin penasaran. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya “Siapa yang membunuh lagi Pamela Rose?”. Orang kalau udah dibunuh dan meninggal, apa bisa dibunuh lagi ? Tapi ternyata ini adalah film komedi policier yang ditulis, disutradarai dan sekaligus dibintangi oleh Kad Merad dan Olivier Baroux. Pertama kali diputar tanggal 5 Desember 2012, film ini merupakan kelanjutan dari film « Mais qui a tue Pamela Rose ? » yang keluar tahun 2003 dan disutradarai oleh Eric Lartigau. 

Film ini diawali dengan agen FBI Douglas Riper (Olivier Baroux) yang menerima panggilan dari Sheriff Bornsville bahwa peti Pamela Rose dicuri, dia melihat adanya kesempatan untuk berhubungan kembali dengan mantan rekan setimnya Richard Bullit (Kad Merad). Seorang teman baik di FBI yang bertengkar selama bertahun-tahun dengannya karena masalah perempuan. Omar Sy yang main di film Intouchables juga main di film ini, berperan sebagai Mosby, pengawal Presiden Amerika Serikat.

INTOUCHABLES, Touching and Funny!


Ketika Festival Sinema Perancis akan digelar di Bandung, saya mencari synopsis beberapa film Perancis yang akan diputar agar saya bisa menentukan ingin menonton film yang mana karena sepertinya saya hanya akan punya waktu untuk menonton satu film saja. Begitu membaca synopsis dan melihat trailer film Intouchables, saya langsung tertarik dan keputusan saya bulat bahwa saya akan menonton film ini. Sepertinya film yang lain yakni Comme Un Chef juga seru, tapi saya tetap lebih memilih Intouchables. Lalu saya menonton film ini di Trans Studio Mall XXI (Bandung Super Mall), tempat diselenggarakannya Festival Sinema Perancis 2013. Saya menonton dengan beberapa sahabat saya dan beberapa murid yang saya ajar bahasa Perancis di Museum. Bahkan di sana saya juga bertemu beberapa dosen kampus.

Sebelum pemutaran film Intouchables, pihak Institut Français d’Indonésie (IFI) memutar film pendek Indonesia hasil kompetisi yang diselenggarakan IFI. Film pendeknya menurut saya cukup vulgar dan sadis, lalu kami semua dikagetkan oleh sepasang suami istri yang juga kaget dengan film pendek itu dan mereka berdiri sambil protes “Apa-apaan ini? Masa di bioskop diputer film begituan? Gimana kalau ada anak kecil?! Ga pantes banget! Ini pihak Perancis yang muternya? Siapa penanggung jawabnya? Saya mau protes!” Suara mereka cukup keras dan mereka lalu pergi meninggalkan teater, entah apa yang terjadi selanjutnya. Kami cuma bisa saling liat dan memang kami akui film pendeknya cukup provokatif. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...